E-Commerce (Definisi, Tujuan, Manfaat dan Keuntungan bagi Perusahaan dan juga Konsumen)

Definisi E-Marketing (Electronic Marketing)

Menurut Armstrong dan Kottler (2004:74), E-Marketing adalah sisi pemasaran dari E-Commerce, yang terdiri dari kerja dari perusahan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet. e-commerce) adalah perusahaan atau situs menawarkan untuk bertransaksi atau memfasilitasi penjualan produk dan jasa secara online.

Sejarah Internet Marketing

Sejarah Internet Marketing sebenarnya dimulai bersamaan dengan sejarah hadirnya internet itu sendiri. Sejak awal diciptakannya, internet sudah membawa fitur-fitur yang cocok untuk marketing. Kemajuan teknologi pendukung internet seperti munculnya beragam bahasa pemrograman dan database membuat internet marketing menjadi lebih menarik, hingga akhirnya muncul berbagai jenis variasi internet marketing, seperti:

1. Search engine marketing: Mengoptimalkan website sehingga dapat diindeks di bagian atas search engine. Hal ini disebut juga sebagai search engine optimization.

2. Display advertising: Menampilkan produk-produk di website

3. E-mail marketing: Idenya adalah menampilkan produk di email, sebagai pengganti pengiriman brosur secara manual menggunakan pos.

4. Affiliate marketing: Mengajak orang untuk mengunjungi situs tertentu dengan cara

5. Interactive advertising: Pembuatan iklan dalam bentuk animasi atau gambar untuk mengiklankan

6. Blog marketing: Menggunakan blog/web blog untuk memasarkan sesuatu, baik secara langsung dari pihak perusahaan maupun karyawannya atau melalui layanan pihak

7. Viral marketing: Menggunakan media jaringan sosial untuk mebuat sebuah brand tertancap di benak banyak

8. Di Indonesia sendiri, teknik internet marketing sebenarnya masih terbatas penggunaannya. Untuk itu suatu tantangan bagi masyarakat Indonesia untuk menggunakan internet dalam proses marketing sehingga proses marketing bisa lebih efisien dan efektif.

Keuntungan e-marketing bagi perusahaan 

E-commerce salah satu bisnis yang paling sering dikunjungi oleh masyrakat di Indonesia saat ini karena mampu memberikan keuntungan yang lebih. Keuntungan yang dapat diberikan dengan adanya penggunaan E-marketing ini bagi perusahaan menurut Jamal (1996:18) yaitu:

a. Mampu menjangkau berbagai konsumen dalam suatu lingkungan yang belum dipenuhi oleh pesaing.

b. Target adalah konsumen yang telah terbagi ke dalam kelompok dan mengembangkan dialog berkelanjutan.

c. Transaksi binis secara elektronik dan dengan biaya yang rendah.

E-mail dan data files dapat dipindahkan kepada konsumen yang terpilih atau semua konsumen dalam hitungan detik.

d. Jalur proses penjualan langsung dari produsen ke pengguna tanpa harus melewati jalur distribusi klasik.

e. Dapat menambahkan produk untuk dipasarkan secara cepat dan melakukan perubahan dalam rencana penjualan dengan sangat cepat.

f. Dapat melacak kegiatan penjualan yang sudah terjadi, langkah-langkahnya dan hasil yang didapat.

g. Dapat mengawasi pesaing.

h. Menciptakan dialog antara perusahaan dengan konsumen.

i. Dapat mendistribusikan program dan informasi tentang produk melalui E-mail atau file transfer.

Manfaat Menggunakan E-Marketing bagi konsumen

Dalam Dunia Bisnis E-Marketing mempunya berbagai macam manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh pengguna e-marketing yakni sebagai berikut : 

1. Dapat meningkatkan pangsa pasar

2. Menurunkan biaya operasional seperti pembuatan, pemrosesan, gaji pegawai dan lain sebagainya.

3. Dapat melakukan pembelian atau bertransaksi kapan pun.

4. Memperpendek waktu produksi.

5. Harga lebih rendah

Jenis-Jenis E-Marketing 

Ada banyak cara untuk mengklasifikasikan transaksi E-Marketing. Salah satunya dengan melihat sifat peserta yang terlibat dalam transaksi E-Marketing. Berdasarkan sifat penggunanya, E-Marketing dibagi menjadi 3 jenis (Laudon, 2003): 

1) bisnis ke bisnis (B2B)  

B2B Merupakan sistem komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis yang mengikatkan dirinya di dalam suatu kegiatan untuk melakukan suatu usaha dengan pihak pebisnis lainnya. Biasanya B2B menggunakan EDI dan email yang berguna untuk pembelian barang dan jasa, infromasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis. EDI (Electronic Data Intercahnge) adalah proses transfer data yang terstruktur dalam format standar yang disetujui dari satu system computer ke system komputer lainnya dalam bentuk elektronik.

2) E-Commerce bisnis ke constumers (B2C) 

B2C merupakan jenis bisnis yang dilakukan antara pelaku bisnis dengan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produknya ke konsumen umum secara online. Contohnya seperti PT Star Aksesoris adalah toko online yang menjual berbagai jenis aksesoris.handphone.com termasuk ke dalam jenis website e-commerce B2C karena PT Star Aksesoris adalah perusahaan yang menjual barang-barangnya kepada konsumen secara langsung. 

3) E-Commerce konsumen ke konsumen (C2C)

C2C dilakukan antara konsumen dengan konsumen, yaitu perorangan yang menjual barang atau jasanya melalui situs market place atau situs jual beli.

Komponen Internet Marketing

Menurut Mohammed dkk “2003:4”, terdapay lima komponen yang terjadi dalam internet marketing yaitu:

1. Proses

Seperti halnya program pemasaran tradisional, program pemasaran melalui Internet melibatkan sebuah proses. Tujuh tahap dari proses program pemasaran melalui internet adalah membentuk peluang pasar, menyusun strategi pemasaran, merancang pengalaman pelanggan, membangun hubungan antar muka dengan pelanggan, merancang program pemasaran, meningkatkan informasi pelanggan melalui teknologi dan mengevaluasi hasil program pemasaran secara keseluruhan.

2. Membangun Dan Mempertahankan Hubungan Dengan Pelanggan

Membangun dan mempertahankan hubungan dengan pelanggan merupakan tujuan dari pemasaran. Tiga tahapan hubungan dengan pelanggan adalah awareness, exploration dan commitment. Program pemasaran dapat dikatakan berhasil apabila mampu untuk mengarahkan pelanggan sampai pada tahap komitmen pada perusahaan. Dan tujuan dari pemasaran melalui Internet adalah menjalin hubungan dengan pelanggan, baik secara online maupun offline.

3. Online

Sesuai dengan definisinya, Internet marketing adalah pemasaran yang dilakukan dalam dunia Internet, namun tetap terkait dengan program pemasaran secara tradisional.

4. Pertukaran

Dampak dari program pemasaran online adalah pertukaran yang tidak hanya terjadi di dalam dunia Internet saha atau online, namun juga harus berdampak pada pertukaran di penjualan secara nyata.

5. Pemenuhan Kepuasan Kebutuhan Kedua Belah Pihak

Denga adanya Internet marketing, pemenuhan kepuasan akan kedua belah pihak lebih cepat terpenuhi yaitu dari segi perusahaan yang menggunakan Internet marketing bisa mencapai tujuan perusahaan seperti meningkatnya laba perusahaan, pangsa pasar yang semakin meluas dna lain-lain. Dari segi pelanggan ialah terpenuhinya kebutuhan seperti mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat.


Pentingnya Internet Marketing Bagi Perkembangan Bisnis

Berikut tiga alasan pentingnya Internet Marketing bagi perkembangan bisnis:

1. Pergeseran gaya hidup (lifestyle)

Semakin pentingnya posisi internet marketing dalam menunjang aktifitas bisnis, tidak terlepas dari pergeseran gaya hidup/lifestyle dari manusia diberbagai belahan dunia. Memang secara mayoritas para calon konsumen masih banyak yang pergi ke mall, menghubungi sales, menonton televise, atau membaca koran dan  majalah untuk mencari suatu produk atau layanan yang dibutuhkan. Namun secara konstan, jumlah orang yang menggunakan internet untuk mencari informasi mengenai berbagai kebutuhan, terus mengalami lonjakan yang luar biasa. Untuk mengimbanginya, maka perusahaan-perusahaan melaksanakan dalam bidang bisnisnya.

2. Kecepatan akses informasi

Internet saat ini kedepan akan menjadi pemimpin dalam dunia informasi. Para calon konsumen merasa dapat mengakses informasi lebih cepat melalui internet. Mereka cenderung merasa lebih cepat dan mudah mencari suatu produk atau layanan dan kemudian membelinya melalui internet, dibandingkan dengan harus mencari ke beberapa toko atau mall. Oleh karena itu, perusahaan yang memiliki strategi internet marketing yang baik dapat berpeluang memimpin pasar.

Selain itu, melalui internet marketing, berbagai informasi produk atau layanan yang dimiliki perusahaan akan lebih cepat diterima oleh calon konsumen. Ke depan, akan lebih banyak calon konsumen yang mengharapkan perusahaan memiliki skema internet marketing, untuk memudahkan mereka memenuhi berbagai kebutuhannya.

3. Target market yang tak terbatas

Internet marketing tidak mengenal batasan tempat dan waktu. Melalui internet marketing, sebuah perusahaan dapat melakukan ekspansi bisnis seluas-luasnya. Dengan internet marketing, calon konsumen dimanapun dan kapanpun dapat menerima informasi, memahami dan membeli apapun yang mereka butuhkan.


8 Strategi Komunikasi Pemasaran Global

Strategi komunikasi pemasaran global merupakan sebuah hal yang perlu diperhatikan terutama saat kita akan menjadikan bisnis yang sedang kita jalankan menjadi lebih dikenal mendunia. Beberapa strategi dalam komunikasi pemasaran yang sifatnya global tersebut antara lain:

1. Menggunakan Bahasa Internasional

Bahasa sebagai alat komunikasi termasuk penting untuk diperhatikan. Sebagaimana kita ketahui, pemasaran global akan efektif dilakukan manakala komunikasi yang digunakan juga menggunakan bahasa internasional. Ini akan memudahkan informasi yang sifatnya promotif akan disebarkan dalam bahasa yang banyak orang ketahui. Tentunya ini adalah teknik yang baik untuk diterapkan.

2. Menyediakan Fasilitas Terjemahan

Fasilitas terjemahan juga bisa dijadikan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan pemasaran secara global. Ini akan memudahkan proses komunikasi antara pihak-pihak yang mungkin memiliki perbedaan bahasa. Fasilitas terjemahan akan semakin lengkap apabila juga terdapat semacam interpreter atau penafsir. Tentunya ini menjadi strategi yang tidak kalah penting untuk dilakukan.

3. Menekankan Komunikasi Persuasif

Komunikasi dengan sifat persuasif umumnya akan mengajak atau memengaruhi seseorang agar tertarik terhadap suatu produk atau pun jasa. Bahasa-bahasa yang sifatnya promotif dan ajakan bisa ditekankan lebih lagi dalam kategori ini supaya model komunikasi pemasaran berlangsung dengan lebih efektif dan juga bagus.

4. Membangun Jaringan Komunikasi Skala Internasional

Jaringan komunikasi diperlukan sebagai salah satu strategi komunikasi pemasaran global agar jaringan yang terbentuk menjadi lebih solid. Ini berarti bahwa komunikasi yang baik akan membutuhkan struktur jaringan yang kuat juga. Proses pembentukan jaringan informasi ini bisa dimulai dari skala yang kecil terlebih dahulu, hingga kemudian meningkat ke skala yang lebih besar.

5. Membuat Branding

Branding merupakan cara yang paling tepat dan juga cocok untuk membuat suatu karakteristik pada perusahaan atau pelaku bisnis. Dengan adanya branding, seseorang bisa lebih mudah mengingat tentang jasa atau produk yang sedang ditawarkan. Ini adalah strategi di dalam komunikasi pemasaran yang bisa digunakan. Bentuk branding ini juga bisa dalam bentuk simbol atau logo yang sederhana, tetapi memiliki sifat “iconic”. Tujuan komunikasi pemasaran bisa tercapai dengan lebih baik.

6. Menyediakan Layanan Customer Care

Penerapan layanan customer care menjadi salah satu strategi yang bagus untuk menunjang komunikasi pemasaran di tingkat global. Layanan bantuan ini akan memberikan kedekatan dari produsen terhadap konsumen. Untuk memberikan layanan ini, tentu kita juga harus ingat di poin awal, dimana dibutuhkan bahasa dengan sifatnya yang internasional atau paling tidak memiliki fasilitas terjemahan.

7. Menyediakan Saluran Global

Saluran global memiliki pengertian bahwa terdapat akses yang memungkinkan dalam proses komunikasi pemasaran berlangsung secara mendunia. Akses ini bisa didapatkan terutama pada proses pembentukan jaringan informasi. Strategi komunikasi pemasaran ini bisa dilakukan dengan bertahap. Mulai dari skala yang kecil, hingga berkembang menjadi yang besar.

8. Menyesuaikan Latar Belakang Tempat

Mengetahui latar belakang tempat bisa diidentifikasi terlebih dahulu sehingga proses komunikasi efektif yang berjalan menjadi lebih baik. Bagaimana cara melayani orang lain dengan mengetahui latar belakangnya adalah strategi yang baik untuk meningkatkan kepercayaan.


Regulasi Email yang Harus Diketahui

Ketika mulai bergerak di bidang email marketing, ada satu hal yang harus dipatuhi. Hal itu adalah email regulations. Email regulations ini berkaitan dengan hak dari pelanggan. Mereka harus tahu digunakan untuk apa informasi yang sudah mereka berikan. Ada beberapa aturan yang perlu dicatat dalam dunia email marketing. Berikut penjelasannya.

1. CAN-SPAM Compliance

Pertama adalah CAN-SPAM Compliance. CAN-SPAM ini adalah singkatan dari Controlling the-Assault of Non-Solicited Pornography and Marketing. CAN-SPAM mulai diterapkan pada 2003 silam. Tujuannya untuk melindungi hak pelanggan agar mereka tetap mendapatkan email yang relevan. Dalam mengikuti aturan ini, perusahaan mesti mencantumkan banyak informasi. Di antaranya adalah nama dan alamat perusahaan, pencantuman link khusus dalam email, penggunaan akun email yang benar di kolom pengirim dan balas pesan, serta penulisan subjek yang berisikan isi email.

2. GDPR Compliance

GDPR adalah singkatan dari General Data Protection Regulation. Email regulation ini diprediksi akan membina hubungan antara perusahaan dan pelanggan menjadi lebih tahan lama. Memang, dalam GDPR ini persyaratan yang harus dipenuhi lebih berat. Bahasa yang digunakan dalam email tidak boleh bertele-tele. Data yang dibagikan dalam email juga harus sesuai bisnis yang sedang digeluti perusahaan. Selain itu, data yang digunakan juga harus disimpan dengan benar. Perusahaan juga harus menyertakan track record mereka. Jika GDPR ini terpenuhi, perusahaan bisa mendapatkan kepercayaan lebih dari pelanggan. 


Referensi:

http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/e-marketing-electronic-marketing.html

https://www.dosenpendidikan.co.id/internet-marketing/

https://glints.com/id/lowongan/apa-itu-email-marketing/



Komentar