Persaingan Bisnis Dari Sudut Pandang Etika Bisnis (Kasus Penegakan Hukum Atas Penimbunan Masker)

Persaingan Bisnis Dari Sudut Pandang Etika Bisnis (Kasus Penegakan Hukum Atas Penimbunan Masker)

Tugas Paper
Mata Kuliah Etika Bisnis#
(STUDI KASUS ETIKA BISNIS #)

Nama : Desti Lestari Darmawan
NPM : 11217557
Jurusan : Manajemen
Dosen : Herry Sussanto

PENDAHULUAN/KASUS


Latar Belakang Masalah

Terjangkitnya dua orang warga Depok yang dinyatakan positif Coronavirus Disease (COVID-19) atau virus corona dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kepanikan masyarakat di Indonesia. Merebaknya wabah kasus ini pertama kali dilaporkan dari Wuhan, China pada 31 Desember 2019. Bahkan hingga saat ini, kasus virus corona terus mengalami lonjakan dari hari ke hari hingga membuat kepanikan secara global. Menurut data World Health Organization (WHO) per 3 Maret 2020, virus Corona telah menyebar ke 72 negara di dunia. Sebanyak 90.870 dinyatakan positif dan 2.946 meninggal karena virus tersebut. Jatuhnya ribuan korban jiwa membuat masyarakat khususnya di Indonesia waspada. Sebagian membeli barang kebutuhan pokok atau barang penting lainnya, seperti masker guna melindungi diri mereka dari mudahnya penyebaran virus. Sayangnya, kondisi tersebut dimanfaatkan oleh sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab. Masker ditimbun oleh sekelompok orang, sehingga susah didapatkan di pusat-pusat perdagangan.

    Dengan kata lain, kondisi tersebut digunakan untuk merusak pasar; jika stok barang sudah mulai tidak stabil dan langka, barang tersebut kemudian dikeluarkan kembali dan dijual dengan harga yang melambung tinggi. Penimbunan Masker,Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Agus Dwi Susanto mengungkapkan bahwa salah satu upaya pencegahan tertularnya virus corona adalah dengan pemakaian masker. Penggunaan masker tersebut diutamakan bagi yang sakit agar tidak mudah menulari yang lain. Namun Eli Perencevich, seorang Professor bidang Obat dan Epidemiologi di University of Iowa menyatakan bahwa penggunaan masker cenderung tidak terlalu efektif dalam mencegah penyebaran virus. Hal senada juga diungkapkan oleh WHO, bahwa penggunaan masker saja tidak menjamin untuk menghentikan infeksi. Harus dikombinasikan dengan langkah pencegahan lain, seperti menjaga kebersihan tangan, pernapasan, serta menghindari kontak dekat dengan seseorang yang diduga terpapar virus. Terlepas dari perdebatan efektif atau tidaknya penggunaan masker dalam upaya menghindari penyebaran virus corona, masyarakat terus berlomba-lomba untuk mendapatkan masker. Sementara dalam konteks lain, polisi sedang memburu oknum penimbunan masker. Misalnya, Polres Jakarta Barat telah menyita 350-400 kardus masker yang tersimpan di sebuah apartemen, serta penangkapan dua mahasiswa oleh Polrestabes Makassar terkait 10 ribu masker yang hendak dikirim ke luar negeri.

Download Materi di Bawah Ini:

Komentar